Bab II Keamanan Pangan Bagian Keenam Pangan Tercemar | UU RI Nomor 7 Tahun 1996 tentang Pangan




Bagian Keenam
Pangan Tercemar


Pasal 21


Setiap orang dilarang mengedarkan :


a. pangan yang mengandung bahan beracun, berbahaya, atau yang dapat merugikan atau membahayakan kesehatan atau jiwa manusia.


b. pangan yang mengandung cemaran yang melampaui ambang batas maksimal yang ditetapkan:


c. pangan yang mengandung bahan yang dilarang digunakan dalam kegiatan atau proses produksi pangan;


d. pangan yang mengandung bahan yang kotor, busuk, tengik, terurai, atau mengandung bahan nabati atau hewani yang berpenyakit atau berasal dari bangki sehingga menjadikan pangan tidak layak dikonsumsi manusia;


e. pangan yang sudah kadaluwarsa.


Pasal 22


Untuk mengawasi dan mencegah tercemarnya pangan, Pemerintah :


a. menetapkan bahan yang dilarang digunakan dalam kegiatan atau proses produksi pangan serta ambang batas maksimal cemaran yang diperbolehkan;


b. mengatur dan atau menetapkan persyaratan bagi penggunaan cara, metode, dan atau bahan tertentu dalam kegiatan atau proses produksi, pengolahan, penyimpanan, pengangkutan, dan atau peredaran pangan yang dapat memiliki risiko yang merugikan dan atau membahayakan kesehatan manusia;


c. menetapkan bahn yang dilarang digunakan dalam memproduksi peralatan pengolahan, penyiapan, pemasaran, dan atau penyajian pangan.


Pasal 23


Ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 dan Pasal 22 ditetapkan lebih lanjut dengan Peraturan Pemerintah.




-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Referensi :
http://www.asiatour.com/lawarchives/indonesia/uu_pangan/uu_pangan_babII%286%29.htm

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »
Diberdayakan oleh Blogger.